Boediono di Sidang Kasus Century.

Boediono di Sidang Kasus Century.

 

bahasapoker.com – Mantan Wakil Presiden Boediono mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia mengaku kedatangannya untuk memenuhi panggilan pemeriksaan.
Saya datang memenuhi panggilan KPK untuk dimintai keterangan,” ujar Boediono, di Gedung KPK, Kamis (15/11), di sinyalir oleh istanavip.net

Namun sayang Boediono tak bersedia menjelaskan terkait dengan kasus apa pemanggilan dirinya. “Tanya KPK,” kata dia.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, pemanggilan Boediono terkait permintaan keterangan kasus dugaan korupsi Bank Century.

“Ada kebutuhan permintaan keterangan terkait kasus Century,” kata Febri saat dikonfirmasi.

Dalam putusan mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia Bidang IV Pengelolaan Moneter dan Devisa Budi Mulya, hakim menyebut Budi Mulya melakukan korupsi Bank Century secara bersama-sama.

Budi yang sudah divonis 15 tahun penjara di tinggkat kasasi Mahkamah Agung (MA) disebut melakukan korupsi bersama-sama dengan Boediono selaku Gubernur BI, Miranda S Goeltom selaku Deputi Gubernur Senior BI, Siti Chalimah Fadjrijah selaku Deputi Gubernur Bidang 6 Pengawasan Bank Umum dan Bank Syariah.

Kemudian Budi Rochadi selaku Deputi Gubernur Bidang 7 Sistem Pembayaran, Pengedaran Uang, BPR dan Perkreditan, Muliaman D Hadad selaku Deputi Gubenur Bidang 5 Kebijakan Perbankan/Stabilitas Sistem Keuangan.

Selanjutnya, Hartadi Agus Sarwono selaku Deputi Gubernur Bidang 3 Kebijakan Moneter, dan Ardhayadi Mitroatmodjo selaku Deputi Gubernur Bidang 8 Logistik, Keuangan, Penyelesaian Aset, Sekretariat dan KBI.

Selain itu, ada nama lain yakni Robert Tantular dan Hermanus Hasan, dan Raden Pardede selaku Sekretaris Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

BACA BERITA LAIN :

Usai Tragedi Lion Air, Kemenhub Evaluasi Standard Keselamatan Maskapai Berbiaya Murah

 

 

BERIKAN KOMENTAR VIDEO INI :

 

 

 

JASA IKLAN :

3 thoughts on “Dalami Kasus Century, KPK Panggil Mantan Wapres Boediono

  1. Pingback: uniqcc

Leave a Reply

%d bloggers like this: