Bisnis Boeing Terancam Krisis Usai Jatuhnya Ethiopian Airlines

 

bahasapoker.com – Bisnis Boeing terancam mengalami krisis pasca jatuhnya Ethiopian Airlines. Sebab, pesawat yang jatuh tersebut adalah jenis Boeing 737 Max 8, pesawat yang sama dengan Lion Air JT 610 yang jatuh di Karawang, Oktober 2018 lalu.Usai jatuhnya Ethiopian Airlines, saham Boeing (BOE) turun tajam hingga 11 persen menjadi USD 374,31 pada Senin (11/3). Di NYSE, harga saham Boeing berkode BA pada perdagangan dini hari tadi, ditutup merosot 5,33 persen ke level USD 400,01 per unit.

Ketua perusahaan konsultan Australia Strategic Aviation Solutions, Neil Hansford mengatakan, Boeing akan mengalami krisis terbesarnya usai insiden pesawat ini. Terlebih lagi, beberapa negara seperti China dan Indonesia sudah melayangkan larangan terbang sementara untuk Boeing 737 Max 8.

Boeing telah kehilangan kendali atas jadwal untuk memberikan solusi yang aman dan andal. Semakin lama, semakin banyak kesempatan Boeing kehilangan pesanan, kata Hansford dilansir Bloomberg, Selasa (12/3), di sinyalir oleh surgaQQ.org

Pelarangan terbang di China yang diikuti Indonesia dinilai akan meningkatkan momok negara-negara lain yang mengikutinya. Seperti Korea Selatan memulai inspeksi khusus terhadap pesawat itu. Meski demikian, Maskapai penerbangan AS seperti Southwest Airlines Co, American Airlines Group Inc. dan United Continental Holdings Inc. masih terbang dengan Boeing 737 Max.

Berdasarkan data Boeing, hingga Januari 2019, China Southern Airlines Co. memiliki 16 pesawat, dan tengah memesan 34 pesawat lainnya. China Eastern Airlines Corp memiliki 13 pesawat, sedangkan Air China Ltd. memiliki 14 pesawat. Maskapai penerbangan China lainnya yang telah membeli Boeing 737 Max termasuk Hainan Airlines Holdings Co. dan Shandong Airlines Co.

Lion Air, yang berbasis di Indonesia, adalah salah satu pelanggan terbesar, setelah memesan 201 pesawat Max dan menerima pengiriman 14 pesawat. Satu lorong 737 Max siap untuk menghasilkan sekitar USD 30 miliar dalam pendapatan tahunan karena output pabrik naik ke kecepatan bulanan 57-jet tahun ini, menurut perkiraan Bloomberg Intelligence.

Selain itu, Ethiopian Airlines memiliki 5 pesawat yang beroperasi pada akhir Januari dan memesan 25 pesawat lagi. Jet Airways India Ltd. dan SpiceJet Ltd., dua maskapai penerbangan India yang menggunakan jet 737 Max, dan regulator negara itu telah meminta Boeing untuk informasi setelah kecelakaan di Ethiopia.

 

Editor: Asep Sujono
Sumber : merdeka com
www.facebook.com/AnekaBeritaTerbaik/

 

 

BACA BERITA LAIN :

Sri Mulyani: Bangun Infrastruktur Bukan Hobi Pak Jokowi, tapi Keharusan

 

 

BERIKAN KOMENTAR VIDEO INI :

 

 

JASA IKLAN :

1 thought on “Bisnis Boeing Terancam Krisis Usai Jatuhnya Ethiopian Airlines

Leave a Reply

%d bloggers like this: