Bantah Fahri Hamzah, TKN Sebut Anggaran Tak Jadi Masalah Buat Kartu Prakerja Jokowi

Jubir TKN Ace Hasan Syadzily.

 

bahasapoker.com – Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf, Ace Hasan Syadzily mengatakan kartu prakerja yang dijanjikan petahana Joko Widodo alias Jokowi realistis untuk diwujudkan. Menurutnya, anggaran bukan menjadi hambatan.
Pernyataan itu sekaligus menanggapi Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang menilai program kartu sakti baru Jokowi tidak masuk akal. Sebab, kas negara tidak mampu membiayai.

Kebijakan kartu prakerja ini sangat bisa dilakukan kalau kita memiliki political will disertai politik anggaran yang berorientasi pada pengembangan SDM yang berkualitas, kata Ace dalam keterangannya, Kamis (7/3), di sinyalir oleh istana33.com

Jadi Bung Fahri Hamzah jangan dulu pesimis soal kebijakan yang sangat bagus ini. Kita harus optimis untuk menciptakan SDM yang berkualitas,” imbuhnya.

Ketua DPP Partai Golkar itu menyebut ada dua skema, sehingga bisa menutupi masalah anggaran. Pertama, skema anggaran negara. Menurut Ace pendidikan skill dan vokasi sudah dilaksanakan berbagai kementerian.

“Dengan kartu prakerja ini dapat mengintegrasikan dan menyempurnakan program-program yang telah ada. Soal anggaran, tentu akan kami alokasikan sesuai dengan skala prioritas pemerintahan Jokowi ke depan yang sebelumnya lebih banyak kepada infrastruktur,” ucapnya.

Kedua, skema dengan menggandeng swasta yang butuh tenaga kerja trampil siap pakai. Dunia usaha dan industri akan dilibatkan.

“Dengan demikian, kartu prakerja ini bukan semata-mata menjadi tanggungjawab pemerintah tetapi juga mendorong perekonomian yang lebih mandiri,” ucap Ace.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai program Kartu Prakerja milik calon Presiden nomor urut 01 Jokowi tidak masuk akal. Menurutnya, program itu hanya efek dari kampanye saja.

“Nah makanya terkait kartu itu sama itu, itu kan efek kampanye semua. Itu kan bukan program yang masuk akal,” kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan,Jakarta, Rabu (6/3).

Dia mengatakan, Jokowi akan kesulitan menjalankan program tersebut apabila kembali menjabat sebagai Presiden. Sebab Indonesia tidak memiliki banyak uang.

“Enggak ada duitnya nah makanya jangan janji lagi. Saya khawatirnya dengan cara seperti ini presiden akan menjanjikan semua hal,” ungkapnya.

Fahri menambahkan, jumlah orang yang menganggur di Indonesia juga sudah terlalu banyak. Sehingga, dia menyarankan Jokowi untuk membuat lapangan kerja yang sebesar-besarnya.

“Masalahnya kan sekarang pertumbuhan ekonomi kita tidak bergerak dalam pada itu karena teknologi digital semakin berkembang katanya tiap pertumbuhan teknologi digital termasuk yang dibangga-banggakan unicorn-unicorn itu itu justru musuh bagi lapangan kerja karena berkembangnya teknologi yang tak membutuhkan tenaga manusia,” ujarnya.

Terlebih lagi saat ini banyak hal yang penting untuk didahulukan pemerintah. Salah satunya pembangunan daerah terdampak bencana.

“Uangnya enggak ada, lurah apa namanya kepala desa udah dijanjikan naik gajinya ditarik lagi itu korban gempa enggak dibangun masih tinggal di tenda udah hampir setahun nih gempa di Lombok itu kan 28 Juli ya kalau enggak salah ya,” ucapnya.

 

Editor: Didi Petet
Sumber : merdeka com
www.facebook.com/AnekaBeritaTerbaik/

 

 

BACA BERITA LAIN :

KPU Hapus Nama 101 WNA dari DPT Pemilu 2019

 

 

BERIKAN KOMENTAR VIDEO INI :

 

 

JASA IKLAN :

1 thought on “Bantah Fahri Hamzah, TKN Sebut Anggaran Tak Jadi Masalah Buat Kartu Prakerja Jokowi

Leave a Reply

%d bloggers like this: